Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Mei 2011

Trik Agar CD-R Dapat Digunakan Berulang Kali

Sebelum diluncurkannya flashdisk, CD alias Compact Disc merupakan media penyimpanan yang paling banyak penggemarnya digunakan, terutama jika dibandingkan dengan disket. Hal ini dikarenakan CD memiliki beberapa kelebihan dibandingkan disket, diantaranya adalah ukuran atau kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar yaitu antara 600 MB - 700 MB, selain itu CD juga tidak mudah rusak. Ada dua jenis dari CD, yaitu CD-R (CD Recordable) yang hanya bisa digunakan untuk menyimpan dan data tidak dapat dihapus/edit dan CD-RW (CD Rewriteble) yang dapat dipergunakan untuk menyimpan dan juga dapat menghapus file yang telah disimpan kemudian untuk menyimpan file/data lagi sehingga CD-RW ini bisa dipergunakan berkali-kali seperti layaknya flashdisk.

Berbeda dengan CD-RW yang bisa kita gunakan berulang-ulang, CD-R hanya dapat dipergunakan sekali saja. Sehingga kalau kita hanya memasukkan data berukuran kecil, maka CD tersebut sudah tidak bisa dipergunakan untuk menyimpan data lagi (mubazir kan jadinya??). Tapi sebenarnya ada software burning yang menyediakan fasilitas agar kita dapat memasukan data berulang kali ke CD-R, misalnya Nero.

Berikut triknya agar kita dapat memasukkan data berulang kali ke CD-R :

Senin, 09 Mei 2011

Software untuk Memperbaiki Flashdisk

Software untuk memperbaiki Flashdisk
Hampir setiap orang sekarang mempunyai flashdisk, flashdisk sudah merupakan barang wajib bagi mereka yang akrab dengan teknologi. Selain harganya yang termasuk murah, ukurannya yang mini juga membuat barang ini mudah dibawa-bawa. Dan menjadi alternatif yang bagus juga untuk mem-back up data ataupun saling meng-copy data. Enggak jarang orang menyimpan data-data penting di flashdisk.

Tapi, nggak jarang juga flashdisk ini bikin masalah dan membuat kita berpikir kalau flashdisk kita rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Pas lagi browsing, nggak sengaja saya dapet nih software yang bisa dipakai untuk memperbaiki flashdisk yang dalam keadaan seperti berikut :

1. Ketika flashdisk di colokkan, lampu indikator di flashdisk menyala terus menerus tidak berkedip.
2. Saat di explore, flashdisk terdeteksi, tetapi saat di klik muncul pemberitahuan “ Please insert a device to... “ Otomatis kita tidak bisa membuka isi flashdisknya.
3. Dibuka aja nggak bisa, apalagi diformat.

Jika kalian mengalami gejala-gejala masalah-masalah diatas, cobalah untuk memperbaiki flashdisk kalian dengan sebuah software bernama

Senin, 18 April 2011

Cara Download Youtube

Saat ini youtube mungkin menjadi situs paling banyak dikunjungi selain facebook. Youtube segera di akuisisi oleh Google tidak lama setelah kemunculannya. Di Indonesia sendiri Youtube telah menciptakan sejumlah artis dadakan sepert postingan saya sebelumnya. Sayangnya Youtube ngga menyediakan secara khusus tools untuk mendownload video yang ada di situs tersebut.

Tapi buat kalian yang mau banget menyimpan video yang kalian sukai dari Youtube, sekarang ini udah banyak banget ko yang nyediain software atau plug-in yang bisa kita pasang di Youtube. Kita tinggal mencarinya di menu Tools -> Add-ons pada browser Mozilla Firefox dan mencari software-software yang di sediakan disana dengan kata kunci youtube video downloader atay sejenisnya. Berikut tampilannya :

Setelah itu klik Tombol Add to Firefox pada software yang ingin digunakan, saat tampila berikutnya muncul klik Install dan add-ons akan terinstal secara otomatis. proses instal pun tidak memakan banyak waktu, hanya sekitar 1-2 menit. Saat proses instal selesai, restars Firefox dan add-ons sudah terpasang dan dapat digunakan. Sebagai rekomendasi saya menggunakan "Ant Video Downloader and Player", bisa dicoba sebagai kata kunci pencarian Add-ons.

Atau buat kalian yang ngga suka pakai plugin atau software, bisa juga dengan memanfaatkan folder Cache yang disedikan setiap browser. Misalnya pada Firefox, begini langkah-langkahnya :
1. Bukalah video yang ingin kamu lihat / simpan,  kemudian pada tab yang lain ketikkan kode berikut pada url -->  about:cache?device=disk . Pada saat tampil tampilan seperti berikut Copy dan Pastelah Cache Directory pada Windows Explorer kamu.

Minggu, 19 April 2009

Software Pengintip Tunnel SSL


SSL (Secure Socket Layer) dan TLS (Transport Layer Security) merupakan kelanjutan dari protokol kriptografi yang menyediakan komunikasi yang aman di internet. Baik SSL dan TLS melibatkan beberapa langkah dasar:
- Negosiasi dengan ujung klien atau server untuk dukungan algoritma
- Public key, encryption-based-key, dan certificate-based-authentication.
- Enkripsi lalu lintas symmetric-cipher-based

SSL dan TLS berjalan pada layer di bawah application protocol seperti http, SMTP, NNTP dan di atas layer TCP Transport Protocol, yang juga merupakan bagian dari TCP/IP protocol. Jadi dapat dikatakan kalau SSL merupakan protokol yang aman karena dapat menjamin kerahasiaan data dari endpoint ke endpoint. Data apapun yang dilewatkan melalui SSL dijamin aman dari pengintip ditengah jalan karena semua data dikirim dalam keadaan terenkripsi. Karena itu SSL sering di jadikan Tunnel untuk membuat protokol lain yang tidak secure menjadi secure. Contoh pemakaian SSL sebagai tunnel adalah https. Https merupakan protokol yang sering di sebut-sebut dalam internet banking maupun e-commerce. Http asalnya adalah protokol cleartext, artinya semua request dan response http yang lewat tidak terenkripsi dan bisa disadap siapa aja yang minat. Makanya untuk web-web yang memerlukan jaminan kerahasiaan seperti bank dan e-commerce, protokol http ini di bungkus dan dilewatkan melalui tunnel SSL, dan jadi https yaitu http tunneled over SSL. Bukan http saja protokol yang bisa dilewatkan SSL, masih banyak protokol lain yang bisa dilewatkan melalui SSL, diantaranya IMAP, SMTP, POP, LPAD, dll.

Sniffing at Endpoint
SSL emang menjamin keamanan sepanjang perjalanan dari titik asal (server) menuju titik tujuan (client) karena terenkripsi. Tapi itukan sepanjang perjalanan, gimana kalau sniffing di salah satu endpoint? Endpoint-endpoint tersebut adalah aplikasi-aplikasi yang berjalan diatas OS. Seperti browser, instan messenger, outlook, dll. Aplikasi-aplikasi tersebut ada yg berfungsi sebagai server ataupun klien. Agar data yang dikirimkan aman, aplikasi tersebut harus melakukan enkripsi data terlebih dulu sebelum mengirimkan data ke tujuan. Begitu pula titik penerian, data yang diterima harus melewati proses dekripsi agar bisa diterima dan diproses.

Misalnya aja, kalau yg jadi titik klien adalah browser, dan web server sebagai titik server. Pada saat paket data di serahkan dari aplikasi ke network adapter (ethernet, WiFi adapter, dll), paket tersebut sudah dalam keadaan terenkripsi, tapi ketika berada dalam aplikasinya data masih dalam keadaan tidak terenkripsi. Jadi data hanya aman ketika berada diluar 'rumah', ketika di luar rumah data justru 'telanjang'. Dan hal ini memberikan peluang bagi aplikasi atau proses lain yang memiliki hak akses yang cukup untuk melakukan sniffing. Misalkan aja pada sistem operasi multi user seperti linux dan windows, dimana ada satu user yang digunakan beberapa orang. Jika ada user yang sedang browsing, maka orang lain dengan user yang sama bisa mengintip isi browser korban. Hal ini dimungkinkan karena kedua orang tersebut login dengan user yang sama.

Jadi walaupun korban sedang login menggunakan http (SSL) di browser tersebut, attacker tetap bisa melakukan sniffing dengan cara masuk langsung ke dalam titik proses browser korban.

Apalagi ada sebuah software yang dapat membantu kamu ngelakuin itu semua. Software bernama oSpy ini dapat di gunakan untuk mengintip komunikasi SSL yang dilakukan sebuah proses atau aplikasi. Dengan cara menginjeksi agen 'mata-mata' ke dalam sebuah proses, software tersebut melakukan peng-capture-an informasi. Dengan syarat kamu harus memiliki akses penuh dalam sebuah komputer, tanpa perlu berada dalam komputer yang sama. oSpy juga bisa meng-capture request post yang biasanya berisi username dan password yang masih berbentuk plaintext atau data yang belum di enkrip, sebelum data tersebut diubah ke dalam bentuk cipher text.

oSpy berbeda dengan network sniffer seperti wireshark (ethereal), komunikasi SSL tidak dapat diintip oleh sniffer walaupun dijalankan di komputer yang sama. Karena network sniffer bekerja di layer physical dengan mengubah network adapter ke modus promiscious. Data yang di kirimkan melalui physical layer (network layer) adalah hasil dari fungsi EncryptData(), yang artinya data tersebut sudah dalam bentuk enkrip.

Wah, ternyata SSL ngga se-aman itu ya? Emang deh, dimana ada yang bangun, pasti ada juga yang ngancurin.. Tapi bagus juga ko..biar kita terus membangun..sip??


CU next post, keep blogging..



.::ria::.